Nojiri Keiku Kusa to Hana (dioperasikan oleh Orijin Co., Ltd.), sebuah toko kue alami yang terletak di kaki Gunung Mihariyama di Kota Sabae, Prefektur Fukui, menandai hari jadinya yang ke-7 pada bulan Maret 2026 — dan hari jadi ke-2 sejak pindah ke lokasi saat ini. Untuk merayakannya, toko tersebut mengadakan festival ulang tahun selama dua hari pada hari Sabtu, 7 Maret dan Minggu, 8 Maret 2026, menyambut kerumunan pengunjung yang antusias dari Fukui dan sekitarnya.
Mendefinisikan Ulang Kue: Dari Kenikmatan Menjadi Nutrisi
Inti dari filosofi Nojiri Keiku adalah keinginan untuk mengubah cara orang berpikir tentang kue. Alih-alih memandangnya sebagai sesuatu yang membuat merasa bersalah, toko ini membayangkan masa depan di mana penganan nabati berfungsi sebagai nutrisi yang tulus — mendukung tubuh dan pikiran.
Pemilik sekaligus pembuat kue Keiko Nojiri, yang mengasah keterampilannya di dapur kue hotel, merasa terganggu oleh dampak fisik dari pembuatan kue konvensional. Jawabannya adalah pengurangan daripada penambahan: menghilangkan bahan-bahan yang membebani tubuh dan kembali ke makanan pokok Jepang kuno seperti beras, kedelai, dan kudzu, yang telah menjadi bagian dari makanan Jepang selama berabad-abad. Hasilnya adalah jajaran kue yang, menurut toko tersebut, membuat Anda merasa lebih ringan setelah makan daripada sebelumnya.
Pendekatan ini telah menarik perhatian dari publikasi nasional dan media termasuk Hanako, ELLE gourmet, CREA, Veggy, VOGUE, Fujin Gaho, VERY, anan, 25ans, STORY, dan Shoten Kenchiku, antara lain.
Festival yang Menghubungkan Petani dan Pengunjung
Festival ulang tahun ini tidak hanya dirancang sebagai acara penjualan, tetapi sebagai ruang untuk mengalami siklus bahan-bahan secara penuh — dari petani yang menanamnya hingga kue-kue di rak.

Terlepas dari interiornya yang luas, batasan masuk diperlukan pada hari Sabtu dan Minggu karena pengunjung terus berdatangan sepanjang hari.
Kue dan Makanan Panggang Edisi Terbatas
Festival ini menampilkan pilihan kue spesial yang dibuat dengan bahan-bahan musiman. Di antara yang menjadi sorotan adalah pai apel vegan yang dibuat dengan apel bebas pestisida, yang dilaporkan terjual habis setiap kali ada batch baru keluar dari oven.

Etalase juga menampilkan canelé bebas gluten, tiramisu fermentasi, dan berbagai barang edisi terbatas dan reguler lainnya.
Produk Organik dan Bebas Pestisida
Petani terpercaya dari Fukui dan seluruh Jepang memasok sudut hasil bumi segar festival, menawarkan lemon organik dan bebas pestisida, dekopon, jeruk darah, dan apel, bersama dengan sayuran termasuk lobak, wortel, lobak, bayam, dan komatsuna.

Sake Manju Kukus Segar — Penjualan Kilat pada Pukul 11:00 dan 14:00
Favorit yang kembali dari tahun lalu, sake manju panas mengepul menarik antrean panjang selama penjualan kilat terjadwal pada pukul 11:00 dan 14:00 setiap hari. Manju dibuat dengan ampas sake dari sake beras bebas pestisida berusia 10 tahun yang diproduksi di Kota Sabae, dikombinasikan dengan pasta kacang manis buatan sendiri yang direbus perlahan dengan api kecil.

Stamp Rally dengan Hadiah Kupon
Stamp rally tahunan kembali hadir, menawarkan kepada peserta yang mengumpulkan semua stempel satu set 10 kupon diskon — dilaporkan sebagai hadiah yang sangat murah hati tahun ini.

Sorotan Lainnya
Festival ini juga menampilkan kombucha buatan sendiri, kombucha sampanye edisi terbatas, dan penjualan buket mini. Etalase dipenuhi dengan tart buah dan tart topping stroberi sepanjang hari.

Tempat parkir toko tetap penuh selama acara, dan bahkan tempat parkir balai komunitas besar di dekatnya seringkali penuh — pemandangan yang tidak mungkin untuk toko pedesaan di kaki Gunung Mihariyama. Dua hari itu menyatukan pengunjung dari Prefektur Fukui dan sekitarnya, menciptakan apa yang digambarkan toko sebagai perayaan yang menyenangkan dan penuh kebahagiaan.
Detail Acara
- Tanggal: Sabtu, 7 Maret dan Minggu, 8 Maret 2026
- Jam: 10:00 hingga 17:00 (kedua hari)
- Lokasi: Nojiri Keiku Kusa to Hana, 57-15 Shimoshinjomachi, Kota Sabae, Prefektur Fukui